Friday, July 15, 2016

Karoseri NEGLASARI dan MiniBus BUS KOTA DKI JAKARTA

The Real Story About
Karoseri Neglasari and Minibus at Jakarta

Created by : Rama Bergawa Raja Dame



Neglasari, sebuah karoseri yang tekenal di dunia Bus Kota Jakarta era 2004 - 2007 , tepatnya dibagian minibus (Kopaja, MetroMini, dkk). beralamat di Jl. Cibuluh Kedunghalang KM 52 Bogor, (0251) 656588 - 656767 Fax. 311767 sempat mengubah wajah minibus di Jakarta. Awalnya karoseri ini merambah melalui KOPAJA dengan stiker "Baruara" atau "Panorama" yang menandakan bahwa pemiliknya adalah Big Boss Baruara, kemudian diikuti oleh bus metromini berstiker "HITE" yang pemiliknya tak lain adalah HITE Agency Regional, tak lama setelah itu karoseri neglasari ini naik daun dan munculah KOPAJA S 66 Blok M - Manggarai berstiker "HOSANA" yang menggunakan karoseri ini. Setelah ketiga pengguna karoseri neglasari muncul pengusaha minibus di Jakarta dengan julukan "Aladin". Dan pengusaha minibus di Jakarta yang menggunakan bus karoseri neglasari adalah "Makarona" di Kopaja 86. Khusus untuk Baruara, Hite, Hosana, dan Aladin menggunakan MITSUBISHI 100 PS keluaran tahun 2005 dengan direct injection dan belum menggunakan Turbo Intercooler. Itulah kelima pengusaha minibus di Jakarta yang terkenal yang membuat karoseri ini diminati banyak pengusaha minibus pada eranya. Berikut sedikit ulasan mengenai pengusaha - pengusaha yang menggunakan karoseri neglasari.



1. BARUARA



Sudah tidak asing lagi dengan kata - kata "BARUARA" dalam dunia Kopaja dan MetroMini. Bus - bus yang dimiliki oleh "BARUARA" ini tergolong bus anyar pada massanya. biasanya bus "BARUARA" menggunkan mesin Mitsubishi Colt Diesel 100 PS. Bus - bus ini termasuk kalangan artis di mata warga Jakarta yang setia menggunakan jasa Kopaja dan Metro Mini. Mengapa disebut artis ? Bus ini menggunakan stiker - stiker yang banyak, termasuk tulisan - tulisan yang terlihat narsis. Tidak lupa satu hal yang paling disukai crew minibus ini adalah Speaker. Hampir seluruh bus - bus milik "BARUARA" menggunakan speaker untuk menghilangkan kejenuhan disaat bekerja. Seiring berjalannya waktu banyak kecelakaan terjadi sehingga membuat Big Boss Baruara ini bangkrut dan menjual armadanya. seperti contohnya Kopaja S 608 jurusan Blok M - Tn Abang dengan stiker "Nan di Cinto" mengalami kecelakaan di taman barito sehingga armada 608 yang satu ini dijual kepada Mr Rudi, berikut foto - foto lama ketika masih berada di tangan "BARUARA" dan berpindah tangan ke Mr Rudi.


KOPAJA S 608 Blok M - Tn Abang
sewaktu kecelakaan di taman barito
(pemilik masih "BARUARA")



Ketika KOPAJA S 608 ini dibeli oleh Mr Rudi
berubah menjadi seperti ini





Akibat seringnya kecelakaan dan maintenance yang kurang baik, banyak amada - armada yang dijual, contohnya KOPAJA S 608 B 7490 DG (90 Baru) seperti dibawah ini

KOPAJA S 608 Blok M - Tn Abang
B 7490 DG (90 Baru)
sewaktu pemiliknya masih "BARUARA"
saat itu stkernya bertuliskan 
"RESTU OPPUNG"




Setelah KOPAJA S 608 Blok M - Tn Abang
dibeli oleh pengusaha lain






Ini adalah salah satu pengurus bus KOPAJA S 608 Blok M - Tn Abang


Dan saya adalah teman dari salah satu pengurus tersebut
(ini sekedar info saja)



Dan akhirnya Armada Boss "BARUARA" yang
beredar di jalanan Ibukota DKI Jakarta
adalah Metro Mini 640 "BARUARA"




2. HITE

HITE kata - kata ini tidak asing lagi bagi pengguna MetroMini S 71 Blok M - Bintaro, di zaman kejayaanya HITE, armada HITE terbagi di Metro Mini S 619 Blok M - Cinere (mati trayek) dan Metro Mini S 611 Blok M - Pd Pinang - Lb Bulus, pada akhirnya armada HITE disatukan di trayek Metro Mini S 71 Blok M - Bintaro.



3. ALADIN

Sedikit informasi yang diketahui mengenai pengusaha minibus ALADIN, yang diketahui adalah pengusaha bus ALADIN hampir setiap Lebaran armadanya pulang kampung ke Padang Sidempuan . Berikut beberapa dokumentasi mengenai ALADIN









4. HOSANA

Sedikit informasi yang diketahui mengenai armda HOSANA. Pastinya, armada HOSANA hanya ada di trayek KOPAJA S 66 Blok M - Manggarai 



5. MAKARONA

Pengusaha minibus "MAKARONA" membeli 2 unit minibus karoseri neglasari yang ditugaskan di trayek Kopaja B86 Lb Bulus - Kb Lama - Kota (mulai tahun 2015 pagi berangkat dari term Lb Bulus, setelah itu seharian tidak ada yang masuk term Lb Bulus, dan pukul 21.00 baru masuk lagi ke term Lb Bulus) mempelopori minibus sebagai BUS KOTA DKI Jakarta yang menggunakan chassis MITSUBISHI FUSO Canter 125 PS yang sudah menggunakan Turbo Intercooler diakhir tahun 2007 dengan buntut nomor 76 dan 77 bahkan lampunya pun menggunakan lampu Canter 125 PS.


Begitulah akhir cerita antara Minibus BUS KOTA DKI Jakarta dengan Karoseri NEGLASARI, sebagai penutup saya akan memberikan satu buah foto KOPAJA 605 Blok M - Ps Rebo - Kp Rambutan yang merupakan hasil dari Karoseri Neglasari, terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga bermanfaat.








Tuesday, July 12, 2016

Bajaj or Bajay at Jakarta

Berbagai macam transportasi massal di Ibukota Jakarta, mewarnai persaingan Ibukota yang begitu kejam, siapa yang lemah dia yang kalah. Bajaj (biasa disebut Bajay) merupakan kendaraan unik yang hampir mirip dengan Vespa dengan formasi 1 roda depan dan 2 roda belakang, bermesin 160 cc, susunan body 60% terbuat dari metal drum dan 40& (atapnya) terbuat dari terpal. Aslinya bajaj berasal dari negara India.


Masih banyak terlihat bajaj berwarna oranye berkeliaran di sudut - sudut Ibukota DKI Jakarta. Bajaj tersebut adalah bajaj keluaran tahun 1975, dengan menggunakan bahan bakar Premium bajaj oranye dapat melaju dengan kecepatan maksmum 70 Km/Jam dan normalnya 40 Km/Jam. Bahkan, ditahun 2004 bajaj jadul ini laku sekitar 15 - 22 juta dalam kondisi bekas.

Berbeda dengan bajaj oranye, bajaj biru adalah bajaj berbahan bakar gas yang minim polusi udara dilengkapi dengan lampu sein, spion, wiper, lampu berhenti, dan lampu mundur. Bajaj biru ini tenar di tahun 2007 menggantikan bajaj oranye yang sudah sepuh dan asapnya yang berbahaya. Pada Oktober 2014 jumlah unit bajaj yang ada di Jakarta mencapai 14.000, 8000 diantaranya adalah bajaj oranye. Di tahun 2000an pemerintah DKI Jakarta berencana mengganti bajaj dengan kancil yang diproduksi PT Dirgantara Indonesia Bandung akan tetapi hal ini ditolak oleh pengusaha bajaj sebab harganya mahal.

Kendaraan umum roda tiga yang cukup unik ini yaitu bajaj sempat masuk ke dunia televisi, seperti Film "Bajaj Bajuri"  yang diperankan oleh Mat Solar sebagai Bajuri dan Rieke Dyah Pitaloka sebagai Oneng yang ditayangkan di saluran televisi Trans TV serta film "The Adventure of Suparman" yang diperankan oleh Epy Kusnadar di saluran TV MNC TV






Monday, July 11, 2016

Bemo (Becak Motor)

Bemo alias Becak Motor adalah kendaraan roda tiga yang mulai tenar di tahun 1962 dalam rangka memeriahkan acara GANEFO (Game of the New Emerging Forces). Bemo merupakan salah satu mantan raja jalanan di Ibukota DKI Jakarta pada masanya. Sama halnya dengan metromini, bemo sekarang hampir punah akibat umur yang sudah sepuh.

Keberadaan bemo awalnya digunakan untuk mengganti keberadaan becak. Akhirnya bemo meluas ke kota - kota besar selain DKI Jakarta, bemo meluas ke Malang, Surabaya, dan Surakarta. Sayangnya perencanaan bemo tersebut kurang matang dan akhirnya pada tahun 1971 bemo tersingkirkan dari Jakarta, Malang, dan Surabaya serta tahun 1979 tersingkirkan dari Surakarta.


Bemo berasal dari Jepang yang diproduksi oleh Daihatsu. Bemo di Jepang aslinya digunakan untuk mengangkut barang bukan penumpang, tidak aneh jika bemo terlihat sempit jika digunakan sebagai angkutan manusia. bemo dapat mengangkut 6 - 8 penumpang.

Ketika Jepang sudah tidak menghasilkan suku cadang bemo, banyak bengkel - bengkel gelap yang dapat membuat suku cadang tiruannya. Namun akibat faktor usia yang sudah sepuh dan asapnya yang hitam, bemo mulai disingkirkan.





Nama bemo aslinya adalah Daihatsu Midget model yang pertama kali yaitu DK dibuat pada tanggal 1 Agustus 1957 dengan kemudi stang berbentuk motor, lalu pada tahun 1959 muncul dengan setir bundar dengan model MP. Tahun 1960 diperkenalkan model MP4 kemudian keluar tipe MP5 yang digunakan bemo di Indonesia, dan tidak hanya di Indonesia, bemo tipe MP5 juga di ekspor di beberapa negara Asia.

Alasan Mengapa BUS KOTA REGULER di DKI JAKARTA HARUS ADA !!!


Bus - bus yang merupakan Bus Kota Reguler di Jakarta meliputi : Kopaja, Metromini, Koantas Bima, Kopami, Kowanbisata, Dian Mitra, PPD, Bianglala Metropolitan, dan Mayasari Bakti kini di tahun 2016 hampir punah. Hal ini diakibatkan :

1. Ambisi Pemerintah DKI Jakarta yang mementingkan PT Transportasi Jakarta sejak 2006. Bahkan di tahun 2016 APTB pun dihapuskan dari dunia "Busway"
2. Banyaknya copet, preman, penjambret, pengamen yang "kasar" (karena tidak semua pengamen kasar !!!), dan pedagang asongan
3. Banyak penumpang maupun awak bus yang merokok didalam bus akibat tidak mematuhi peraturan yang ada
4. Ugal - ugalan
5. Peristiwa 6 Desember 2015, MetroMini 80 VS KRL Commuter Line di palang kereta Angke, yang tidak jauh dari Stasiun Angke. Foto dibawah diambil dari www.cnnindonesia.com.


Beberapa keunggulan Bus Kota Reguler di DKI Jakarta (Non BRT) yaitu :
1. untuk Metromini, Kopaja, dkk (bus 3/4) harga terjangkau
2. Tidak perlu trasnit kesana kemari
3. Banyak pilihan untuk naik bus
4. Tidak memakan waktu tempuh yang lama
5. Bayar cash (tunai)

Alasan BUS KOTA REGULER di DKI JAKARTA HARUS ADA !!! :

1. Bagian dari sejarah Jakarta

mulai dari PPD (Volvo, Mercy, bus tingkat) - metromini (Acara GANEFO tahun 1963) mereka semua adalah perintis bus kota di DKI Jakarta, kalo dihapus sama dengan telah menghilangkan sejarah.

2. Mendukung wacana publik #AyoNaikBus

Banyak orang lebih memilih menggunakan kendaraan pribadinya ketimbang naik bus, alasannya tidak layak, tidak aman, dll. Akhirnya pemerintah DKI Jakarta melakukan jurus "Matikan Bus Kota Reguler (karena dianggap tidak layak, tidak aman, dll) dengan menggantinya menggunakan busway" sayangnya pemerintah kurang memperhatikan bagaimana nasib eks supir - supir bus kota reguler ini. Dan pada kenyataannya Jakarta tetap macet di jam kerja. Jadi apakah wacana tersebut hanya wacana belaka ? silahkan pembaca jawab sendiri. Malah sebelum busway tenar, Jakarta macet bukan karena kendaraan pribadi melainkan karena banyak orang lebih memilih menggunakan bus kota seperti Mayasari Bakti Patas 6 Grogol - Kp Rambutan, PPD Patas 46 Grogol - CIlilitan, Bianglala AC 76 Ciputat - Senen, dan lain - lain

3. Tergolong transportasi publik dengan tarif terjangkau

Walapun banyak angkutan online yang menawarkan harga murah dan nyaman, tetapi bus kota reguler masih dinanti - nanti oleh warga DKI Jakarta. Dapat dibayangkan jika tidak ada bus kota reguler lagi, semakin besar biaya yang dikeluarkan (kecuali naik busway), semakin lama menunggu, dan Jakarta akan tambah banyak kendaraan pribadi (tidak bermaksud menyinggung grab car / uber dan sejenisnya)

4. Efisiensi waktu

Bayangkan jika anda naik busway harus transit berkali - kali, kemudian ada bus Patas AC yang tinggal duduk nyaman dan bayar plus selamat sampai tujuan walaupun agak sedikit mahal ? silahkan pembaca merenungkannya

itulah beberapa alasan mengapa BUS KOTA REGULER di DKI JAKARTA HARUS ADA !!!





KRL Commuter Line Stasiun Tanjung Priok - Stasiun Jakarta Kota (Beos)

Setelah beberapa KRL Commuter Line dari Stasiun Tanjung Priok (TPK) - Ancol - Kp Bandan - Jakarta Kota / Beos (JAKK) mati suri beberapa tahun, dilansir oleh http://megapolitan.kompas.com/read/2015/02/03/15215791/April.PT.KAI.Buka.Dua.Rute.Baru.Commuter.Line kini KRL Commuter Line tersebut telah kembali beroprasi.Sejak hari Sabtu, 25 Juni 2016, PT. KCJ telah mengoperasikan kembali Stasiun Tanjung Priok untuk pelayanan penumpang KRL dari Stasiun Jakarta Kota (JAKK) maupun Stasiun Tanjung Priok (TPK).


 Bagian luar Stasiun Tanjung Priok


Bagian dalam Stasiun Tanjung Priok


 Jadwal keberangkatan KRL Commuter Line Stasiun Tanjung Priok - Stasiun Jakarta Kota



Salah satu lokomotif yang singgah di Stasiun Tanjung Priok




Ini salah satu video milik saya




Sunday, June 12, 2016

KOPAJA (Koperasi Angkutan Jakarta)


KOPAJA adalah singkatan dari Koperasi Angkutan Jakarta. KOPAJA merupakan penyedia jasa angkutan umum di DKI Jakarta. KOPAJA Merupakan badan usaha berbentuk Koperasi. Kantor KOPAJA saat ini beralamat di Jl . Airmaya No 3 Kb lama Jakarta Selatan. KOPAJA berkapasitas 25 - 27 tempat duduk, dengan livery hijau putihnya yang khas. Saat ini KOPAJA bekerja sama dengan PT TransJakarta sehingga liverynya berubah menjadi putih biru muda.


Penomoran bus KOPAJA dibedakan menjadi :
P untuk Kotamadya Jakarta Pusat
B untuk Kotamadya Jakarta Barat
S untuk Kotamadya Jakarta Selatan
T untuk Kotamadya Jakarta Timur
U untuk Kotamadya Jakarta Utara
   
Berikut ini merupakan data mengenai Bus Kopaja yang     masih beroprasi di DKI Jakarta :

a). S. 608
Jurusan : Blok M - Mayestik - Palmerah - Slipi Kolong - Pejompongan - Karet Bivak - Thamrin City - Tn Abang (Pasar Tanah Abang Blok A)

















b). Kopaja S 609
Jurusan : Blok M - Cipulir - Swadarma - Srengseng - Kembangan - Maruya

c). Kopaja S 615
Jurusan : Lb Bulus - Antasari - Blok M - Senayan City - Slipi - Pejompongan - Sta Karet - Tn Abang


d). Kopaja 614
Pasar Minggu – Warung Buncit – Pejaten Barat – Ampera – Kemang Selatan – Benda – Puri Sakti – Antasari – Taman Brawijaya – Darmawangsa 15 – Darmawangsa – Darmawangsa 6 – Wijaya 2 – Panglima Polim – Kramat Pela – Barito 2 – Barito 1 – Kyai Maja – Cipulir


e). Kopaja 605
Terminal Blok M – Iskandarsyah – Melawai – Panglima Polim – Darmawangsa – Darmawangsa 4 – Darmawangsa 13 – Fatmawati – Abdul Majid – Kemang Selatan 8 – Kemang – Kemang Selatan – Ampera – TB Simatupang – Masuk Tol AMPERA~1 – Keluar Tol~30 “Cililitan—Cijantung” – Terminal Kp. Rambutan.



f). Kopaja 605A
 Terminal Blok M – Prapanca – Kemang – Kemang Selatan – Ampera – TB Simatupang – Harsono – Terminal Ragunan (Ragunan Depan)

g). Kopaja 612
Ragunan Belakang – Cilandak KKO – Kemang Timur Raya – Mampang Prapatan – Pancoran – Tebet – Kampung Melayu


h). Kopaja 616
Blok M – Tendean (Trans TV) – Pancoran – Pasar Minggu – Cipedak

i). Kopaja 63
Depok – Lenteng Agung – TB. Simatupang – Masuk Tol Lenteng Agung 2 – Keluar Tol Ampera 2 – Ampera – Kemang – Jeruk Purut – Antasari – Kantor Walikota Jaksel – Terminal Blok M


j). Kopaja 66
Blok M – Rasuna Said – Latuharhari – Sultan Agung (Pasar Rumput) – Manggarai




k). Kopaja 86
Kb Lama - Raya Simprug – Palmerah – Slipi – Grogol – Mangga Dua – Kota

l.) Kopaja 87
Terminal Kalideres – Jalan Daan Mogot – Muara Angke – Permata Indah – Teluk Gong – Jembatan Tiga – Jalan Pluit Selatan – Jalan Pluit Utara – Muara Baru
 m). Kopaja 88
Slipi – Grogol – Kalideres